1800-222-223-22 Contact@CharityhubWP.org

Berita

Maupe, Setahun Penuh Cinta

Setahun penuh cinta. Begitu ungkapan Hj. Agusnawati, Direktur Maupe atas pencapaian ragam kegiatan penguatan kapasitas politik perempuan Maros atas kerjasama Lembaga Maupe dengan Yayasan Tifa selama satu terakhir ini.

Program yang ditangani langsung oleh mantan Ketua KPU Maros, Andi Nur Imran ini telah berhasil meletakkan fondasi dan memberikan inspirasi bagi beragam pihak terutama perempuan dalam merebut hak azasinya berpolitik untuk perubahan yang lebih demokratis dan adil.  Menurut Andi Nur Imran, untuk tahun kerjasama 2014-2015 ini ada beberapa rangkaian kegiatan untuk mewujudkan harapan itu.

Kegiatan pertama adalah lokakarya Sosialisasi Program yang dilaksanakan pada tanggal 30 Desember 2014, yang bertempat di Hotel Afiat Maros. Tujuannya adalah mensosialisasikan dan memperkenalkan rencana pelaksanaan program  kepada masyarakat umum di Kabupaten Maros khususnya pada lokasi program yang telah ditetapkan. Selain itu, untuk melakukan penandatanganan kerjasama antara Maupe dengan DPRD Maros, dan APDESI Maros yang berkaitan dengan pelaksanaan program.

Untuk menguatkan dasar pelaksanaan program serta arah program maka dilaksanakan Workshop Penyusunan Strategi Planning SPPM pada tanggal 09-12 Januari 2015, yang bertempat di Hotel Kenari Maros. Outputnya adalah adanya dokumen strategis SPPM untuk 5 tahun akan datang serta tersosialisasinya mandat, visi, misi, dan program SPPM oleh pengelola SPPM

Setelah itu dilanjutkan dengan Lokakarya Pengembangan Kurikulum SPPM pada tanggal 18-21 Januari 2015, yang bertempat di Hotel Kenari Maros, lalu Perumusan Kurikulum SPPM (Dasar dan Lanjutan)  pada tanggal 30 januari s/d 03 Februari 2015 yang bertempat di Hotel Kenari Makassar. Tujuannya adalah melakukan perumusan/penyempurnaan kurikulum dan modul SPPM baik itu SPPM di desa/kelurahan dan SPPM lanjutan serta untuk menghasilkan suatu kurikulum dan modul yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan SPPM ditingkat Desa/kelurahan dan SPPM lanjutan

Untuk memastikan kesesuaian metode dan melihat kemampuan para fasilitator maka dilaksanakan Coaching Fasilitator SPPM Lanjutan yang dilaksanakan pada tanggal 1-3 Maret 2015, yang bertempat di Hotel Jolin Makassar. Calon fasilitator semakin memahami topik materi yang akan disampaikan pada proses pembelajaran di SPPM lanjutan.

Setelah itu dilaksanakan pula Coaching Fasilitator SPPM Dasar yang dilaksanakan pada tanggal 12-15 Maret 2015, yang bertempat di Hotel Jolin Makassar. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman kepada calon fasilitator tentang topik materi yang akan disampaikan dalam proses pembelajaran di SPPM Dasar. Juga untuk memberikan pengetahuan, skill serta teknik-teknik memfasilitasi kepada calon fasilitator SPPM Dasar sebelum melakukan proses fasilitasi dan pembelajaran pada pelaksanaan SPPM Dasar.

Inti program ini adalah Penyelenggaraan SPPM Lanjutan yang dilaksanakan selama 3 bulan, dengan 24 kali pertemuan. Pelaksanaannya dimulai pada minggu kedua bulan April s/d minggu kedua Juni 2015. Topik Materi yang disajikan yaitu kepemimpinan dan Kefasilitatoran, dengan 5 kali pertemuan, Analisis Sosial, dengan 5 kali pertemuan, Perencanaan Desa. Dengan 6 kali pertemuan, Legislasi Daerah, dengan 6 kali pertemuan, Advokasi berbasis Fakta, dengan 5 kali pertemuan. Output kegiatan ini adalah terselenggaranya pelaksanaan SPPM Lanjutan, meningkatnya pengetahuan dan kapasitas perempuan Maros yang dilaksanakan melalui  SPPM Lanjutan, dihasilkannya alumni SPPM Lanjutan sebanyak 22 orang.

Rangkaian program lainnya adalah Penyelenggaraan SPPM Dasar/Desa yang dilaksanakan selama 3 bulan, dengan 16 kali pertemuan. Pelaksanaannya dimulai pada minggu kedua bulan Juli s/d minggu Keempat Septemberi 2015. Jumlah siswa SPPM Desa masing-masing 20 orang pada 10 Desa/Kelurahan. Topik Materi yang disajikan yaitu: Gender dan HAP, dengan 6 kali pertemuan, Politik dan Demokrasi, dengan 5 kali pertemuan, Public Speaking. Dengan 5 kali pertemuan.

Tempat kegiatan dilaksanakan pada 10 Desa/Kelurahan, yaitu: Kecamatan Maros Baru, dengan 2 Desa yaitu Desa Majannang dan Baji Pa’mai, Kecamatan Mandai, dengan 1 Desa yaitu Keluarahan Hasanuddin, Kecamatan Tanralili, dengan 3 Desa yaitu Damai, Lekopancing dan Kurusumange, Kecamatan Marusu, dengan 4 Desa yaitu Marumpa, Temmappaduae, Bonto Matene dan Nisombalia.

Luaran kegiatan ini adalah terselenggaranya pelaksanaan SPPM Dasar pada 10 Desa/kelurahan, meningkatnya pengetahuan dan kapasitas perempuan Maros yang dilaksanakan melalui  SPPM Dasar, dihasilkannya alumni SPPM Dasar sebanyak 200 orang yang akan menjadi agen of change di desa masing-masing.

Untuk meneguhkan luaran fasilitasi dan memperkuat proses pendampingan ke depan maka Maupe menyelenggarakan fasilitasi Pembentukan Forum Kumunitas SPPM Dasar/Desa. Luarannya adalah terbentuknya wadah komunitas alumni SPPM Dasar/Desa pada 10 desa/kelurahan di lokasi program. Para alumni SPPM Dasar/Desa akan bersatu dan terorganisir dalam melakukan proses pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan yang ada di desa/Kelurahan.

Selain itu, telah terbentuk pengurus Firum alumni SPPM Dasar/Desa pada 10 desa/kelurahan di lokasi program serta para pengurus semakin memahami Tupoksi dari Forum Alumni SPPM Dasar/Desa pada 10 desa/kelurahan di Lokasi program.

Dilaksanakan pula Pembentukan Forum SPPM Tingkat Kabupaten Maros. Di sini diperoleh hasil yang luar biasa karena terbentuk wadah komunitas alumni SPPM di tingkat kabupaten Maros, para alumni SPPM bersatu dan terorganisir dalam melakukan proses pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan yang ada di Maros, terbentuk pengurus Forum alumni SPPM tingkat Kabupaten Maros, pengurus semakin memahami Tupoksi dari Forum Alumni tingkat Kabupaten Maros.

***

Kiprah Maupe untuk menguatkan dan mempertemukan suara perempuan dan calon pemimpinnya adalah dengan memfasilitasi Dialog Publik Calon Bupati Maros yang dilaksanakan pada tanggal  29 Oktober 2015, dengan dihadiri oleh 2 pasangan calon yaitu Paslon Nomor 1 dan 3. Lalu pada tahap kedua yang dilaksanakan Pada tanggal 8 Nopember 2015, yang dihadiri oleh Paslon Nomor 2.

Hasil dari Dialog ini adalah tersosialisasinya visi, misi dan program Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros pada Pilkada 2015 yang pro Gender dan pro Poor. Hasil lainnya adalah terlaksananya dialog Publik antara calon Bupati dan Wakil Bupati Maros pada Pilkada 201 dengan siswa dan alumni SPPM. Serta pemerhati perempuan Maros. Lalu, dihasilkan pula kontrak politik calon pemimpin Maros untuk komitmen dalam memasukkan visi, misi dan program Calon Bupati Maros dan Wakil Bupati Maros untuk kepentingan perempuan dan masyarakat miskin di Kabupaten Maros.

Selain menguatkan perempuan dalam hal pengetahuan dan keterampilan, Maupe juga memfasilitasi mereka untuk terlibat dalam perencanaan di desa masing-masing. Bagian ini disebut Praktik Cerdas Perencanaan Desa yang berlangsung di 10 Desa/kelurahan) serta praktik Cerdas Perempuan dengan ikut mewarnai proses Reses Anggota DPRD Maros.

***

Bagi Maupe, setahun terakhir bersama Yayasan Tifa dalam mengelola potensi politik perempuan Maros merupakan awal yang baik untuk mewujudkan sistem sosial yang tangguh, situasi di mana perempuan menjadi penentu masa depan mereka.

“Setahun penuh cinta ini tidak akan berhenti, sebab kami akan terus mendorong perbaikan kualitas hidup perempuan di Maros, sebab hanya dengan itu, pembangunan yang kita idam-idamkan, adil dan sejahtera akan tercapai. “ pungkas Agusnawati.

Leave a Reply